Pekan lalu ada cuti bersama. Artinya Ayah dan Bunda libur. Rencananya, keluarga kecilku akan pergi tamasya ke Ancol. Nah, disana ramai pengunjung tidak ya? Mau tahu? Ikuti terus ceritaku sampai habis ya!

 

Hari Kamis pagi, Ayah gowes. Saat aku bertanya 

“Ayah mau gowes kemana?”

“Mau ke Ancol survei” jawab beliau.

Aku masih belum mengerti maksudnya. Jangan-jangan Ayah survei untuk besok ke Ancol kali ya? Pikirku. Semoga besok aku dan keluarga kecilku ke Ancol doaku. Berada terus di rumah adalah hal yang  paling membosankan menurutku. Apalagi saat pandemi ini aku merasakan sangat bosan berada di dalam rumah. 

Saat Ayah pulang, beliau bilang kalau di Ancol sangat ramai. Tapi, Ayah tetap mengajak untuk pergi ke Ancol hari Jumat. Aku senang sekali. 

 

Hari Jumat

Aku bangun tidur dan langsung sholat Subuh. Setelah sholat, aku mandi pagi. Ayah, Bunda, adik-adik, sudah siap termasuk aku. Semua sudah memakai masker dan Perbekalan sudah di mobil. Kami berangkat kurang lebih jam 6 pagi dan belum sarapan. Oh iya, Ayah membawakan sepeda juga lho. Tapi, sepeda Ayah tidak ikut ke Ancol karena tidak muat di bagasi. Sampai di Ancol, pengunjung tidak terlalu ramai seperti kejadian Ayahku kemarin. Mungkin karena masih pagi pikirku. Ayah membantu mengeluarkan sepeda. Aku, Bunda, dan adik-adik bersepeda sementara Ayah mencari tempat di pinggir laut untuk nanti sarapan. Aku, Bunda, dan kedua adikku bersepeda ke jembatan. Bersepeda disudahi karena aku dan adik-adik sudah tidak sabar berenang di laut. Tapi, sebelum berenang harus sarapan agar tidak masuk angin. Tadi, sebelum berangkat aku sudah memasukkan tikar ke bagasi mobil untuk alas duduk. 

 

Selesai makan, aku dan adik-adik mengganti pakaian dan langsung berenang. Kami sangat senang, karena bisa jalan-jalan. Di Ancol, ada dua tempat yang sudah kami pilih. Yaitu Pantai dan Allianz Ecopark. Saat aku sedang asyik berenang tiba-tiba Bunda memanggil. Aku dan adik-adik segera mendekat Bunda. Ternyata, kami diajak ke Allianz Ecopark. Sebenarnya, aku belum puas berenang. Tapi, daripada waktunya habis untuk berenang di laut aku menurut. 

 

Selesai mengganti pakaian, aku, Bunda, Ayah, dan adik-adik langsung naik mobil ke Allianz Ecopark. Sampai disana, Ayah hanya mengisi google form agar bisa masuk. Tidak bayar ternyata. Sebenarnya, di dalam Ecopark ada wahana diantaranya yaitu Outbound, ATV, memberi makan ikan, memberi makan, dan lain-lain. Kata Bunda, di Ecopark kami tidak boleh naik wahana apapun. Uangnya lebih baik untuk membeli makan. Jadi, kami hanya melihat-lihat saja. Ternyata Ecopark sangat luas. Karena kami berjalan kaki, jadi wajar kalau capek. 

Hari sudah siang, Ayah siap-siap sholat Jumat. Aku, Bunda, dan adik-adik sholat di rumah masih bisa. Sambil menunggu Ayah sholat Jumat, kami bermain ayunan di dekat masjid. Karena bekal masih ada, jadi aku dan adik-adik memutuskan untuk ngemil. Kebetulan bekalnya roti, jadi aku makan bersama kedua adikku.

 

Tak lama kemudian, Ayah sudah selesai sholat Jumat. Kami pun langsung pulang. Tapi, sebelum pulang kami membeli ayam KFC untuk makan siang. Setelah membeli ayam kami melanjutkan perjalanan pulang. Sampai dirumah, pintu dikunci dan Eyang pergi mengaji di rumah teman. Bunda dan Ayah tidak membawa kunci. Jadi, Bunda, aku, dan adik pertamaku ke rumah teman Eyang untuk mengambil kunci. Untungnya, ada sepeda jadi kami tidak terlalu capek. Setelah mengambil kunci, aku langsung masuk rumah dan mandi. Selesai mandi sholat. Setelah sholat baru deh makan ayam. Alhamdulillah aku senang sekali karena bisa jalan-jalan. Apalagi saat rasa bosan sedang menggelayutiku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2021 Anbita | Hak cipta dilindungi hukum